Geruduk Kantor Gubernur Jambi, BEM Nusantara Minta Batubara Ditutup

JAMBI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jambi lakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Jambi, Senin (23/03/2023).

Koordinator BEM Nusantara Daerah Jambi, Muhammad Muchlisin Yusuf dalam orasinya meminta Gubernur Jambi Al Haris hadir menemui mahasiswa. Namun hingga lebih dari satu jam melakukan aksi, pihak mahasiswa mengaku kecewa lantaran perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi tidak mengindahkan permintaan pihak mahasiswa.

“Kami minta Gubernur Jambi hadir. Seharusnya gubernur turun menghadap mahasiswa,” kata Muchlisin.

Demonstrasi yang digelar puluhan mahasiswa ini tak lain menuntut kepada Pemprov Jambi menutup paksa aktivitas batubara di Jambi. Selain itu, mahasiswa juga meminta kepastian terkait kepastian wacana Pemprov merealisasikan jalan khusus terhadap aktivitas hauling batubara.

“Aktivitas transoprtasi batubara di Jambi telah meresahkan masyarakat. Macet parah di Jambi harus disikapi pemerintah,” katanya

“Kepada Gubernur dan elite-elite di dalam, kami minta dengarkan aspirasi masyarakat. Kami tidak akan bubar sampai tuntutan ini direalisasikan,” timpalnya.

Sebagai informasi, dua kampus swasta di Kabupaten Sarolangun juga mengirim utusan BEM dalam aksi ini. Di antaranya, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa STAI Ma’arif Sarolangun Muhammad Arpan, dan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa STAI DU Sarolangun Murrohim. (pks)

Komentar