Pj Bupati Aspan Ikuti Penilaian Itjen Kemendagri

MUARATEBO – Itjen Kemendagri melakukan penilaian penjabat kepala daerah triwulan I terhadap Pj. Bupati Tebo H. Aspan, ST meliputi 3 aspek yaitu pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Dalam paparan yang berlangsung 25 menit ini, H.Aspan menjelaskan poin-poin pokok dan permasalahan yang dihadapi selama menjadi penjabat. Beberapa poin-poin yang sudah dilaksanakan terkait tugas sebagai Pj. Bupati Tebo ini adalah :

1. Vaksinasi tahap 3 di Kabupaten Tebo saat Pj. Bupati ditugaskan sebanyak 21,45% meningkat menjadi 36,96%(september 2022) berkat bekerjasama dengan tenaga kesehatan, TNI, Polri dan pihak swasta.
2. Pengendalian inflasi di Kabupaten Tebo mulai 8,55% turun menjadi 7,70% dengan melakukan operasi pasar dan upaya ketahanan pangan dengan pemanfaatan lahan tidur. Sehingga masyarakat sudah menggalakkan penanaman tanaman cepat panen dan pemerintah kabupaten mengalokasikan 2% dari dana alokasi umum untuk penyiapan bibit dan obat tanaman serta bibit dan pakan ikan.
3. Mengoptimalkan kinerja puskesmas, posyandu dan PKK yaitu mendorong untuk ikut dalam kegiatan-kegiatan yang menjadi isu nasional awalnya 26,22% berkurang menjadi 20%.
4. Pemutakhiran data pemilih untuk pemilu bekerjasama dengan KPU untuk diserahkan ke Desa untuk diverifikasi. Melalui apbd perubahan akan ada perbaikan kantor KPU dan Bawaslu
5. Penyerapan APBD di mei 2022 masih cukup rendah dan banyak kegiatan yang belum jalan untuk itu dilakukan pemaparan dari OPD untuk melihat kelemahan dan apa tindakan yang akan dilakukan terutama kegiatan fisik. Penyerapan APBD saat ini meningkat sebanyak 28,61%, dengan total 55,83%.
6. Terhadap P3DN meningkat dari 40% menjadi 51,88 %.
7. Terkait penanggulangan bencana kebakaran dengan cara membentuk relawan- relawan desa dan memfungsikan pos-pos pemadam kebakaran.
8. Berdasarkan monitoring untuk kepatuhan antikorupsi oleh KPK sampai dengan 9 sept Kabupaten Tebo berada di peringkat 1 dengan nilai 64,69%.
9. Revisi rt dan rw agar investor lebih mudah melihat potensi dan berinvestasi di Kabupaten Tebo.

“Saat ini masih tersisa 18 desa lagi yang belum kami kunjungi dari total 102 desa dan 5 kelurahan” ucap Pj. Bupati mengakhiri paparannya.(ton/adv)

Komentar