APBD Sarolangun Sumbang Rp 1,138 Miliar untuk Parpol

Sarolangun53 Dilihat

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun setiap tahunnya harus mengucurkan anggaran dana sebesar Rp 1.138 miliar. Uang yang tidak sedikit itu adalah bantuan dana hibah kepada sejumlah partai politik yang memperoleh kursi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Ada sepuluh partai politik yang mendapat dana hibah ini. Mereka yang mendapat bantuan ini, masing-masing dari mereka karena memiliki kursi di gedung dewan,” ungkap Kepala Kantor Kesbangpol Sarolangun, Hudri, Selasa (24/05/22).

Hudri menjelaskan, secara pembagiannya, setiap parpol yang menerima bantuan hibah ini akan dihitung jumlahnya melalui perolehan suara yang dimiliki masing-masing Parpol.

“Nominalnya Rp 7.500 per satu suaranya. Nanti akan dikalikan dari total perolehan suara dari yang dimiliki masing-masing partai,” katanya.

Menurut Hudri, saat ini Partai Golkar tercatat mendapat perolehan teratas pada bantuan tersebut. Dengan rincian kurang lebih Rp 250 juta setiap tahun.

“Karena golkar merupakan partai pemenang di pemilu di Kabupaten Sarolangun dengan perolehan 7 kursi di DPRD. Dengan perolehan suara lebih 40 ribu suara, maka golkar saat ini unggul sementara mendapat bantuan hibah dengan nilai teratas yang jumlahnya kurang lebih 250 juta setiap tahunnya. Di bawahnya ada Partai Demokrat, PDIP dan seterusnya,” ujarnya.

Di sisi lain, meski mendapat bantuan dana hibah, Pemerintah Daerah sendiri tetap akan mengatur asas manfaat dana tersebut. Ini berdasarkan aturan Pemendagri Nomor 76 tahun 2020, yang disesuaikan dari hasil perubahan permendagri Nomor 36 tahun 2018.

“Di situ jelas peruntukannya adalah 60 persen digunakan untuk pendidikan politik, pendidikan itu di dalam partai politik itu sendiri maupun bagi masyarakat luas, seperti sosialisasi dan sebagainya. Sedangakan 40 persennya bisa digunakan untuk biaya operasional,” tandasnya. (pks)

Komentar