Buntut Kasus Penikaman, Pemuda Tanjung Gedang Dikabarkan Hadang Warga Lubuk Landai, Ini Kata Kapolres Bungo!

Bungo53 Dilihat

MUARABUNGO – Pemuda Kelurahan Tanjung Gedang, Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, dikabarkan menghadang warga Dusun Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Bungo, di Jalan Simpang Tanah Tumbuh.

Baca juga : Brigpol Maidani Ucapkan Selamat Kepada 42 Rio Terpilih

Kabar ini disampaikan melalui pesan berantai lewat WhatsApp, pasca korban bernama Ari Combo (40) warga Tanjung Gedang ditikam oleh Ridwan (44) warga Lubuk Landai di Pasar Bungur Pasar Atas Muara Bungo, pada Sabtu (9/4/2022) sekira pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Bupati Adirozal dan Forkopimda Hadiri Kenduri SKO Tiga Desa Koto Iman

“Assalamualaikum warga Lubuk Landai dusun ngan tercinto, ngan dapek informasi dari saudaro ngan di Bungo, bahwosonyo masyarakat atau pemuda-pemuda Tanjung Gedang kini banyak ngepung (menghadang) di Jalan Tanah Tumbuh, Simpang Tanah Tumbuh, mako tu ngan harap mano nan posisi nan agi di Bungo atau ado pagadik-pagadik di Bungo mohon diingatkan yo. Kalau nyampang terjadi apo-apo, ai siaplah dak,” demikian keterangan lewat pesan suara di WhatsApp tersebut.

Baca juga:Sungai Ning Memanas, Truk Sampah Pemkot Tabrak  Emak-emak

Menanggapi kabar ini, Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro menegaskan bahwa kabar tersebut hanyalah isu. “Dak ado. Isu itu,” singkatnya kepada media ini.

Untuk informasi, Ashari (40) tewas dengan luka tusukan di bagian perut oleh seorang pedangan buah di Pasar Bungur Pasar atas Muara Bungo, Sabtu (9/4/2022).

Baca juga: DPRD Kerinci Bahas Anggaran OPD TA 2023

Informasinya, korban hendak membeli buah buahan di tempat Iwan seorang pedagang buah di Pasar Aras Muara Bungo. Saat itulah terjadi cekcok antara pembeli dengan penjual buah sehingga terjadi keributan.

Baca juga: DPRD Muaro Jambi Audiensi Dengan Mahasiswa

Rami, salah satu pedagang baju menjelaskan, antara pelaku dan korban sempat cekcok karena harga buah-buahan yang dibeli kurang Rp 3 ribu, hingga terjadi insiden kejar-kejaran. Tidak lama kemudian terjadilah penusukan oleh penjual ke pembeli sehingga korban luka bersimbah darah.

“Kalau kronologi kami kurang paham, namun dari informasi yang kami dengar gara-gara korban itu hendak menawar buah-buahan yang hendak dia beli, tapi sang penjual tidak mau, akhirnya cekcok dan berujung penikaman dengan sebilah pisau,” akunya. (skm)

Komentar