Wilayah Konflik di Sarolangun Akan Ditertibkan

Sarolangun185 views

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan menertibkan wilayah yang sering terjadi konflik di Kabupaten Sarolangun. Ini disampaikan Bupati Sarolangun Cek Endra usai melaksanakan rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Selasa (18/01/22).

“Tim terpadu atasi konflik di Sarolangun kan saya ketuanya. Saya minta penyelesain konflik di Sarolangun setiap minggu ada progres penyelesaiannya,” kata Cek Endra diwawancarai Panoramatinta.com.

Menurut dia, beberapa tahun terakhir beberapa wilayah di Sarolangun telah terjadi konflik yang membuat riuh permukaan publik. Di antaranya, kasus penembakan yang dilakukan Suku Anak Dalam (SAD) terhadap Satpam PT Primatama Kreasi Mas, perselisihan Masyarakat Mandi Angin terhadap PT SAM, perselisihan Masyarakat Tanjung Rambai dengan PT Agrindo Panca Tunggal Perkasa, dan Permasalahan Pencemaran Lingkungan yang dilakukan pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI).

Dirinya menegaskan, pada permasalahan yang itu, ke depan satu persatu akan ditertibkan oleh Pemkab Sarolangun. “Kemarin konflik SAD sudah damai, nanti untuk PT SAM dengan Masyarakat Mandi Angin akan kita selesaikan juga. Sehingga masalah-masalah ini tidak ditumpuk tanpa ada penyelesaiannya, jadi saya minta di rapat Forkopimda tadi ke depan harus ada progres penyelesaian,” katanya.

“Termasuk konflik di PT Agrindo yang akan kita selesaikan. Kemudian masalah-masalah PETI di Sarolangun, kalaulah tidak mampu kita berantas seluruhnya sampai ke hulu paling tidak sepanjang aliran sungai Tembesi sampai ke Mandiangin itu semuanya tidak boleh lagi ada rakit-rakit dompeng, itu kita harus lakukan bersama,” timpalnya.

Tampak hadir pada rapat Forkopimda tersebut, Bupati Sarolangun H Cek Endra, Ketua DPRD Tantowi Jauhari, Wakil Ketua I dan II DPRD Sarolangun, Sekda Endang Abdul Nasir, Kakan Kesbangpol Hudri, Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono, dan Dandim 0420/Sarko Tomi Radya Diansyah Lubis. (pks)

Komentar