Warga Sungai Mancur Pertanyakan Pamsimas Tak Mengalir

Berita Daerah, Bungo76 Dilihat

MUARABUNGO – Warga di Dusun Sungai Mancur, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo keluhkan ketersediaan sarana air bersih. Padahal warga setempat memiliki sumber air dari Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Usut punya usut, ternyata sudah 3 bulan air Pamsimas tidak mengalir ke rumah warga. Akibatnya warga kesulitan mendapat sumber air untuk keperluan memasak, mandi, dan mencuci.

Isah, salah satu warga Sungai Mancur pertanyakan kepada pengurus Pamsimas kenapa air tidak mengalir.

“Iya kami tidak tahu kenapa air Pamsimas tak mengalir karena tidak ada pemberitahuan. Kesal jadinya, sumber air kami dari situ. Karena PDAM dan sumur tidak berfungsi lagi,” aku Isah.

Senada juga dikeluhkan warga yang enggan menyebutkan namanya. Pemberhentian penyaluran ini tidak ada penjelasan dari petugas.

“Ngak tahu masalahnya, air pamsimas tidak mengalir. Padahal sudah bayar Rp. 25 ribu perbulan,” timpal nara sumber yang dipercayai ini.

Sementara itu, Najar selaku pengurus Pamsimas Sungai Mancur saat dikonfirmasi via telpon menyebutkan bahwa pemberhentian penyaluran Pamsimas ini dikarenakan adanya penyumbatan pada pipa air dan keterbatasan dana dalam membeli pulsa amper, karena masih ada warga menunggak bayar.

“Mau gimana lagi pak, mau baiki pipa yang tersumbat ngak ada biaya. Tambah lagi pulsa ampere kosong,” jelas Najar.

Disoal tentabg pengurusan, Najar mengaku dirinya kewalahan karena mengurus seorang diri. Karena pengurus yang lain sudah berhenti.

“Ngak ada lagi yang sanggup urus Pamsimas,” tandasnya.

Najar sudah sampaikan permasalahan ini ke Pemerintah Dusun, hingga saat ini belum ada solusinya.

Bahtiar Ali selaku Rio Sungai Mancur enggan berkomentar, dirinya masih mempelajari untuk perbaiki itu bisa diambil dari Dana Desa (DD) apa tidak.

“Memang ada laporan itu, kami mengeluarkan dana tentu melihat dulu aturannya gimana,” katanya singkat. (skd)

Komentar